TwitterFacebookPrintShare

Ada segudang pilihan kegiatan ekstrakurikuler anak di luar sekolah. Kegiatan tambahan ini bisa untuk mengasah bakat seni atau kemampuan olahraganya.

Tapi jangan silau dengan banyaknya pilihan les demi untuk memuaskan keinginan orang tua. Jangan pula anak dituntut ikut beragam les tanpa melihat kemampuan dan keinginan si anak. Selain kegiatan sekolah yang memiliki rutinitas sama, anak-anak memang membutuhkan kegiatan tambahan (ekstrakurikuler)yang bisa menghilangkan kejenuhan. Ekstrakurikuler juga bisa menambah teman, menyalurkan hobi dan juga meningkatkan sosialisasi buat anak.

Ekstrakurikuler buat anak bisa didapat dari sekolah ataupun memasukkan anak-anak ke tempat kursus di luar sekolah. Ekstrakurikuler yang bisa dipilih tergantung dari hobi dan minat si anak.

Ada beraneka pilihan untuk kegiatan ekstrakurikuler ini mulai dari sekolah olahraga, sekolah musik, drama, les bahasa, fotografi ataupun kegiatan tambahan lainnya.

Tapi meski ada banyak pilihan les untuk menambah keterampilan anak ada beberapa hal yang perlu diperhatikan seperti dikutip dari eHow:

  1. Cari tahu apa yang menjadi hobi dari si anak. Meskipun banyak keuntungan yang bisa didapat oleh anak dengan ikut kegiatan yang baru, orang tua juga harus memastikan bahwa kegiatan tersebut akan menarik untuk anak.
  2. Cari beberapa pilihan ekstrakurikuler yang sesuai untuk anak. Temukan kapan waktunya, seberapa sering ekstrakurikuler tersebut, berapa biayanya, dan siapa pengajar atau pengawasnya.
  3. Diskusikan hasil pilihan orang tua dengan anak. Orang tua juga ingin memastikan bahwa anak juga akan senang melakukan kegiatan tersebut, bukan karena paksaan dari orang tua saja.
  4. Berikan dua atau tiga pilihan kepada si anak.
  5. Anak akan lebih berkomitmen untuk menjalani ekstrakurikuler pilihannya sendiri.
  6. Orang tua juga harus terlibat, dengan ikut mengantar atau menjemput sang anak saat menjalani ekstrakurikuler, dan memberikan dukungan saat anak mengikuti lomba dari ekstrakurikuler tersebut.

Sebagai orang tua pasti menginginkan yang terbaik untuk anaknya. Tapi ada satu hal yang harus diingat bahwa anak harus menikmati segala sesuatu yang mereka jalani tanpa ada paksaan ataupun hal lain yang membuat anak-anak merasa tidak nyaman mengikutinya.

Sebaiknya jangan memberikan anak kegiatan ekstrakurikuler yang terlalu banyak, yang membuat anak tidak punya waktu untuk bermain dengan teman-temannya, menikmati waktunya sendiri, dan bisa saja mengganggu waktu belajarnya di sekolah yang bisa menurunkan prestasi belajarnya.

Jadi, cermatlah dalam memilih kegiatan ekstrakurikuler untuk sang buah hati.ver/det



Related Articles :

  • Menyiapkan Anak Masuk Sekolah TERNYATA menyiapkan si anak masuk sekolah bukan persoalan mudah. Tak semudah mengembalikkan telapak tangan. Ternyata menyiapkan anak masuk sekolah tak hanya berhenti pada menyiapkan biaya dan berbagai keperluan lain. Ternyata menyiapkan anak masuk sekolah tak berhenti hanya pada mengatakan "ya" pada keinginan si anak untuk sekolah. Masih ada hal lain yang mesti diperhatikan sebelum […]
  • Kursus Untuk Anak Sumber: ibu ibu DITanyaApakah anak perlu dileskan atau mengiktui kursus di waktu luangnya (di luar jam sekolah) ?JawabBisa2 anak-anak kalau sudah TK bisa seabrek ya dari Senin sampai Jumat or malah Sabtu kalau diturutin ya kegiatan anak banyak banget yaa. Ada berenang, main piano/music, balet/tari or olahraga lainnya bagi anak yg cowok, trus ada lagi les bahasa inggris, […]
  • “A-B-D- $ – C…!” Si Kecil Mengalami Kesulitan Belajar?Kesulitan belajar berpengaruh besar pada kehidupan seseorang. Studi mengungkapkan penanganan dini dan intensif membantu meringankan masalahnya. Cermati tanda-tandanyapada anak Anda agar segera tertangani.Setiap anak tumbuh dan berkembang berbeda-beda. Ada yang cepat menangkap informasi, ada yang lambat. Ketika stimulasi tak mampu membantu anak […]
  • Bekali Anak Pengetahuan Global DI ERA globalisasi ini semua hal perlu dipersiapkan agar tidak tertinggal, termasuk membekali anak dengan pengetahuan-pengetahuan global demi masa depannya nanti.Pengetahui semua negara-negara yang ada di dunia ini bisa menjadikan suatu pengetahuan untuk anak. Di mana hal tersebut menjadi salah satu bekal untuk menghadapi era globalisasi. "Mengajarkan anak tentang negara-negara yang […]
  • Si 5 Tahun Belajar Berlalu-Lintas Perkembangan fisik si 5 tahun yang semakin matang memungkinkan ia belajar dasar-dasar berlalu lintas. Apa sajakah itu dan bagaimana mengajarkannya?Disamping karena koordinasi gerak tubuhnya lebih baik, rentang perhatian semakin panjang, perkembangan fisik si 5 tahun pun semakin matang. Di masa ini anak biasanya lebih aktif bersosialisasi dan beraktivitas fisik dibanding masa […]
  • Si 1 tahun Belajar Saat di Stroller Mengajak si satu tahun bereksplorasi di luar rumah, dengan kemampuannya berjalan yang belum sempurna, bikin repot dan mengkhawatirkan. Gunakan saja stroller! Ada kiatnya lho….Keinginan anak usia satu tahunan untuk bereksplorasi kian meningkat. Bila ia sudah dapat berjalan, ia bisa berjalan terus karena ingin berinteraksi dengan sekitarnya. Agar tidak merambah wilayah-wilayah kotor di […]
  • Bakat musik anak Sumber: ibu ibu DITanyaApa masih kepagian kalau anak umur 4 th kurang di les kan piano? Dimana bisa dapatkan step by step untuk mengajarkan anak sekecil itu, Apa mulai dari not balok? [dn]JawabDari dulu, aku paling anti baca not balok. Aku tidak pernah tau tentang perpianoan. Dari dulu sih, asal fun-fun saja, karena sudah ada, ya aku mainkan. Sambil matanya lihat ke angka yang 1 2 3 […]
  • Si 1 tahun Coba-Coba Manjat Otot lengan yang semakin kuat, membuat si kecil ingin sekali memanjat. Dilarang saja agar ia tak jatuh?“Wah, anakku sekarang mulai nakal, suka manjat-manjat,” tutur seorang ibu muda pada temannya. Anaknya kini memang sedang mencoba-coba mencari sesuatu yang tinggi untuk dipanjat. Mengapa anak usia ini ingin sekali memanjat?Koordinasi otak, mata, lengan dan kakiKeterampilan memanjat […]
  • Les Kumon Sumber: Ibu-ibu DITanyaMau minta sharing dan infonya tentang les Kumon, anakku (7 tahun, kelas 2 SD) senang sekali pelajaran matematika, sekarang ini dia ingin sekali ikut les Kumon, cuma aku belum menyetujuinya. Kalau Moms semua ada pengalaman tolong info ke aku ya, sejauh mana kegunaan les kumon ini, apa plus minusnya? Tadi aku sudah telepon Kumon yang di cempaka putih, ternyata […]
  • Gangguan Artikulasi Pada Anak Anak-anak yang bicaranya tak jelas atau sulit ditangkap dalam istilah psikologi/psikiatri disebut mengalami gangguan artikulasi atau fonologis. Namun gangguan ini wajar terjadi karena tergolong gangguan perkembangan. Dengan bertambah usia, diharapkan gangguan ini bisa diatasi.Kendati begitu, gangguan ini ada yang ringan dan berat. Yang ringan, saat usia 3 tahun si kecil belum bisa […]
  • Bahasa Inggris Untuk Anak Sumber: ibu ibu DITanyaMetode atau cara apa yang ibu-ibu lakukan untuk mengajar anak (dibawah 2 th) bahasa Inggris? (FI)JawabAku mengajar anakku bahasa Inggris perlahan-lahan. Sederhana saja, mulai ada kalimat yang paling sederhana, misalnya: no-tidak boleh, yes you can-boleh. Atau mengenal lingkungan seperti: daun-leaf, mobil-car, papa-daddy, bunda-mom, sakit-sick, demam-fever. Kalau […]
  • Pendidikan Plus Pendidikan anak dewasa ini semakin menjadi perhatian utama dan prioritas para orang tua. Ada beberapa penyebab : Kesadaran akan pentingnya “bersekolah” dan kesadaran akan arti “sekolah”, namun tidak jarang ada pula penyebab lain, yakni ingin menyerahkan beban pendidikan / tugas pendidikan ke sekolah (dan para pendidik) – entah karena memahami adanya “value added” di sekolah, atau […]
TwitterFacebookPrintShare