Manusia merupakan subyek dalam kehidupan, sebab sebagai makhluk ciptaan Tuhan dialah yang selalu melihat, bertanya, berpikir dan mempelajari segala sesuatu yang ada dalam kehidupannya.

Manusia bukan hanya tertarik dan ingin mempelajari apa yang ada pada lingkungannya atau sesuatu di luar dirinya tetapi juga hal-hal yang ada dalam dirinya. Dengan kata lain, manusia ingin mengetahui keadaan dirinya sendiri. Ilmu pengetahuan yang berobyekan manusia, dan mempelajari berbagai perilaku manusia sebagai individu adalah Psikologi.

Pada dasarnya psikologi terbagi atas dua bagian, yaitu psikologi umum dan psikologi khusus. Psikologi umum adalah ilmu yang mempelajari konsep umum tentang perilaku individu, apa, mengapa dan bagaimana individu berperilaku.

Sedangkan psikologi khusus adalah kelompok psikologi yang mempelajari perilaku individu secara khusus, baik kekhususan karena tahap perkembangannya, posisinya, aspek yang mendapatkan sorotan utamana atau karena kondisinya.



Psikologi dan Psikologi Perkembangan

Photo Credits: momjunction.com

Yang termasuk dalam kelompok psikologi khusus adalah psikologi perkembangan yang terbagi atas psikologi anak, remaja, dewasa dan usia lanjut, psikologi pria dan wanita, psikologi abnormal, psikologi kepribadian, psikologi diferensial dan psikologi binatang.

Psikologi Perkembangan merupakan salah satu cabang dari psikologi khusus yang mempelajari perilaku dan perubahan perilaku individu dalam berbagai tahap perkembangan, mulai dari masa sebelum lahir (prenatal), masa bayi, masa kanakkanak, masa anak kecil, masa anak sekolah dasar, masa remaja awal, masa remaja tengah dan adolesen, masa dewasa muda, dewasa dan dewasa tua, serta masa usia lanjut.

Tiap tahap masa perkembangan tersebut menjadi obyek studi dari psikologi sebab setiap masa memiliki ciri-ciri atau karakteristik perkembangan yang berbeda. Dalam makalah ini hanya akan mengungkapkan tentang psikologi perkembangan anak yang merupakan salah satu bagian dari psikologi perkembangan.

Referensi: Ernawulan Syaodih