Umumnya, penyakit ini dialami oleh wanita yang menyusui, terutama pada minggu¬minggu pertama setelah kelahiran. Memberikan ASI merupakan cara untuk mencegah terjadinya peradangan.

Penyebab
Selain karena perubahan kadar hormon estrogen di dalam darah, peradangan juga dapat terjadi karena tersumbatnya saluran susu akibat air susu tidak dapat keluar sebagaimana mestinya. Akibatnya, air susu mengalir batik ke dalam saluran-saluran tersebut.

Gejala dan tanda-tanda
Payudara terasa nyeri,bengkak, dan berwarna merah keunguan. Radang payudara yang diikuti dengan demam dan kedinginan merupakan tanda-tanda radang payudara yang terinfeksi oleh bakteri yang masuk kedalam saluran susu melalui puting yang retak.



Pengobatan herbal
resep 1 (pemakaian dalam dan luar)
60 g daun cocor bebek segar
madu secukupnya
a Cuci bersih semua bahan, jus atau haluskan, lalu saring airnya. Tambahkan madu, lalu minum
b Untuk pemakaian luar, tempelkan daun yang telah dihaluskan pada payudara yang sakit.

Resep 2
Bunga matahari tanpa biji secukupnya
bubuk jahe secukupnya
Gula secukupnya
a potong-potong bahan, lalu sangrai dan haluskan hingga menjadi bubuk
b Ambil 10-15 g bubuk tersebut,tambahkan bubuk jahe dan gula, lalu seduh dengan 200 cc air panas. Minum selagi hangat (pertama kali minum harus keluar keringat)

resep 3
15 g daun dewa segar
15 g temu hitam
a Cuci bersih semua bahan, rebus dengan 500 cc air hingga tersisa 200 cc, lalu saring.
b Minum airnya.

resep 4 (pemakaian luar)
Sambiloto secukupnya
Gel daun lidah buaya secukupnya
a Cuci bersih sambiloto, haluskan. Tambahkan gel daun lidah buaya, aduk rata.
b Tempelkan pada bagian yang sakit

Catatan:
pilih salah satu resep pemakaian dalam dan pemakaian luar. Lakukan secara teratur 2 kali sehari