Merupakan peradangan pada umbai usus buntu (apendik). Peradangan yang berat dapat menyebabkan terjadinya perforasi (pecah) sehingga infeksi menyebar ke rongga perut. Biasanya, hal tersebut terjadi karena penyumbatan benda keras pada saluran usus buntu yang sangat sempit.

Penyebab
Adanya infeksi bakteri atau abses yang menjalar dari daerah yang berdekatan dengan usus buntu sehingga terjadi radang akut. Juga dapat disebabkan penyumbatan benda asing atau kotoran yang mengeras yang terperangkap di dalam saluran usus buntu yang sangat sempit. Penyumbatan tersebut dapat menyebabkan radang yang hebat.



Gejala dan tanda-tanda
1. Nyeri yang dimulai dari bagian tengah perut, kemudian berpindah dan berpusat ke bagian bawah perut sebelah kanan.
2. Demam, mual dan muntah-muntah, nafsu makan hilang, serta badan terasa Iemah.
3. Diare dan sembelit.
Pantangan dan perawatan
1. Jangan menggunakan obat pencahar (laksansia).
2. Jangan melakukan pemanasan di daerah perut bawah bagian kanan karena dapat menyebabkan usus buntu pecah.
3. Pada radang usus buntu yang parah karena penyumbatan benda keras, sebaiknya dilakukan appendiktomi (operasi).

Pengobatan herbal
Resep 1
100 g krokot hijau segar 100 g umbi bidara upas Gula putih sejumput
a. Cuci bersih semua bahan, buat jus. Tambahkan sedikit air matang dingin dan gula putih
b. Minum 2-3 kali sehari.

Resep 2
60 g jombang segar (30 g kering) 15 g sambiloto kering
Madu secukupnya
a. Cuci bersih semua bahan, rebus dengan 800 cc air hingga tersisa 400 cc, lalu saring. Tambahkan madu.
b. Minum 2 kali sehari. Lakukan sekitar 8 hari.


Resep 3
30 g rumput mutiara kering (60 g segar) 60 gr krokot hijau segar
a. Cud bersih semua bahan, rebus dengan 600 cc air hingga tersisa 300 cc, lalu saring.
b. Minum 2 kali sehari.

Catatan:
Pilih salah satu resep dan lakukan secara teratur. Tetap konsultasi ke dokter. 1